Senin, 27 Juni 2011

JADILAH SEPERTI BAMBU

Di zaman yang serba tidak pasti seperti ini sangatlah banyak orang strezz mengalami gangguan mental, depresi dan gila karena tekanan ekonomi,  untuk itu saya mengajak teman-teman, rekan dan sohib sekalian untuk melihat, menatap secara wajar bahwa segala sesuatu yang kita alami hari ini hakikatnya adalah peringatan, ujian dan azab dari Yang Maha Kuasa yang selalu mengingatkan kita agar selalu menjaga keselarasan dan keharmonisan dengan alam.
Alam banyak mengajarkan pada kita tentang kearifan dan keseimbangan, ibarat dan isyarat tentang banyak hal apa yang terjadi dengan kehidupan kita sebagai manusia. Jadilah seperti bambu yang selalu tegar dari hembusan angin kencang... jadilah seperti bambu yang selalu bersatu dalam rumpun  dan jadilah bambu yang mampu hidup subur dan hijau pada musim kemarau.



Demikian juga sikap seorang wirausaha haruslah banyak mencontoh sifat sifat bambu. Jadilah seperti bambu yang tegar dan pantang menyerah, berakar kuat serta dapat hidup dimana saja, selalu mempunyai banyak manfaat, dimana tidak ada satu bagianpun dari bambu yang sia-sia, bermanfaat untuk semua .... Jadilah Seperti Bambu....

Rabu, 22 Juni 2011

MENCARI IDE WIRAUSAHA


Halo teman-teman, semoga tetap dalam semangat dan tidak putus asa untuk selalu mencoba .
Di masa yang  kritis seperti sekarang ini memang harus pintar-pintar cari peluang, potensi, atau membaca situasi. Zaman serba susah, mau usaha modal tidak punya, atau punya modal jumlahnya kecil, ketrampilan juga minim. But ...I am sure.....you punya waktu luang buanyak kan....?  Nah dikemanain tuh waktu ?! 
Kalau buat main-main gak karuan yaaa .. gak bakal ada pemasukan, gak ada penghasilan, ga ada income.
Nah, coba sekarang kita segarkan kembali fikiran kita "our potential brain" untuk mencari gagasan-gagasan atau ide segar menciptakan wirausaha. Untuk menggeluti wirausaha, secara teoritis sih memang ada beberapa hal yang kudu kita pikirkan seperti : objek usaha yang ingin diterjuni, potensi pasar, kebutuhan modal, ketrampilan atau operasional usaha, promosi ke publik, menjaga customer dll. Kalau modal kecil sekarang usaha apa yang bisa digeluti? 
Menurut saya yang mungkin kita perhatikan/gali jawaban : potensi skill kita apa? potensi pasar/market di sekitar lingkungan kita apa? Bagaimana tingkat persaingan/kompetisi usaha yang hendak kita geluti, banyak kompetitor?  Untuk membidik objek usaha, survey yang agak representatif musti kita coba berani lakukan. Misal, sekitar kita banyak anak sekolah, mungkin usaha les privat bagus, rental komputer lumayan dibutuhkan, pelatihan komputer juga layak. Kalau banyak warung/toko, usaha snack/makanan/kue juga layak. Coba beli buku2 resep makanan/jajan, pelajari dan berlatih sampai menemukan 1 produk spesial yang bakal jadi "HOT" di lingkungan kita.  Jual voucher HP di kampung, kampus, pasar, pinggir jalan, perempatan, mungkin juga OK. Tuh kan banyak ide . Coba kaji dulu, kira-kira produk apa yang dibutuhkan sekitar kita? barang/service? selamat berfikir pusing deh semoga bermanfaat. Salam!

Selasa, 21 Juni 2011

DILEMA .....PNS atau WIRAUSAHA ?


Banyak program pemerintah untuk mengentaskan rakyat dari kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mulai dari bantuan modal, subsidi BBM bahkan pembangunan infrastruktur untuk mendukung kegiatan ekonomi kerakyatan, tetapi menurut para pakar ekonomi kemajuan itu sangatlah jauh dari harapan...pembangunan negeri ini bagaikan jalan di tempat karena laju inflasi dan laju pendapatan perkapita masyarakat seimbang bahkan menuju ke arah degradasi.
Pengalaman ini juga saya rasakan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari tahun 2000, mulai saya menjadi PNS saya belum pernah merasakan gaji  lebih.... boro-boro lebih cukup buat makan aza udah Alhamdullilah...
meskipun gaji PNS terus ditambah dari tahu ke tahun suasana sama ajah....Nelangsa  lha wong Sembako juga Naik BOS.........



Tetapi aq yakin suatu saat pasti ada perubahan seperti teman-teman PNS yang ada di Kementrian Keuangan walaupun gak lebih yaaa.... paling tidak bisa untuk membangun rumah lah... jadi kebutuhan sebagai manusia dapat terpenuhi yaitu Pangan, Sandang dan  Papan  ...OK.
Dengan adanya fenomena seperti sekarang ini banyak PNS yang beralih profesi sebagai wirausaha baik sebagai pekerjaan sampingan atau bahkan yang ekstrim bisa pilih gak masuk kerja malah sepenuhnya terjun ke dunia Wirausaha....
Coba simak pendapat dan hasil survey berikut ini " sepanjang tahun 2010 hampir 96% Pegawai Negeri Sipil di Indonesia mempunyai hutang kepada Lembaga Keuangan milik pemerintah maupun Lembaga Keuangan milik swasta" 
wow.... betapa miskinnya pegawai pemerintah??? bagaimana bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat jika aparaturnya masih miskin....  yang ada pasti banyak terjadi KORUPSI "terpaksa buat bayar utang  jeee"






Minggu, 19 Juni 2011

BAGAIMANA SEORANG WIRAUSAHA BERSIKAP ?



Kita dapat mengidentifikasi sikap seorang wirausahawan yang dapat diangkat dari kegiatannya sehari-hari, sebagai berikut:
  • Disiplin
Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memiliki kedisiplinan yang tinggi. Arti dari kata disiplin itu sendiri adalah ketepatan komitmen wirausahawan terhadap tugas dan pekerjaannya. Ketepatan yang dimaksud bersifat menyeluruh, yaitu ketepatan terhadap waktu, kualitas pekerjaan, sistem kerja dan sebagainya. Ketepatan terhadap waktu, dapat dibina dalam diri seseorang dengan berusaha menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang direncanakan. Sifat sering menunda pekerjaan dengan berbagai macam alasan, adalah kendala yang dapat menghambat seorang wirausahawan meraih keberhasilan. Kedisiplinan terhadap komitmen akan kualitas pekerjaan dapat dibina dengan ketaatan wirausahawan akan komitmen tersebut. Wirausahawan harus taat azas.Hal tersebut akan dapat tercapai jika wirausahawan memiliki kedisiplinan yang tinggi terhadap sistem kerja yang telah ditetapkan.Ketaatan wirausahawan akan kesepakatan-kesepakatan yang dibuatnya adalah contoh dari kedisiplinan akan kualitas pekerjaan dan sistem kerja.
  • Komitmen Tinggi
Komitmen adalah kesepakatan mengenai sesuatu hal yang dibuat oleh seseorang, baik terhadap dirinya sendiri maupun orang lain.Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memiliki komitmen yang jelas, terarah dan bersifat progresif (berorientasi pada kemajuan).Komitmen terhadap dirinya sendiri dapat dibuat dengan identifikasi cita-cita, harapan dan target-target yang direncanakan dalam hidupnya.Sedangkan contoh komitmen wirausahawan terhadap orang lain terutama konsumennya adalah pelayanan prima yang berorientasi pada kepuasan konsumen, kualitas produk yang sesuai dengan harga produk yang ditawarkan, penyelesaian bagi masalah konsumen, dan sebagainya.Seorang wirausahawan yang teguh menjaga komitmennya terhadapkonsumen, akan memiliki nama baik di mata konsumen yang akhirnya wirausahawan tersebut akan mendapatkan kepercayaan dari konsumen, dengan dampak pembelian terus meningkat sehingga pada akhirnya tercapai target perusahaan yaitu memperoleh laba yang diharapkan.
  • Jujur
Kejujuran merupakan landasan moral yang kadang-kadang dilupakan oleh seorang wirausahawan. Kejujuran dalam berperilaku bersifat kompleks.Kejujuran mengenai karakteristik produk (barang dan jasa) yang ditawarkan, kejujuran mengenai promosi yang dilakukan, kejujuran mengenai pelayanan purnajual yang dijanjikan dan kejujuran mengenai segala kegiatan yang terkait dengan penjualan produk yang dilakukan olehwirausahawan.
  • Kreatif dan Inovatif
Untuk memenangkan persaingan, maka seorang wirausahawan harus memiliki daya kreativitas yang tinggi. Daya kreativitas tersebut sebaiknya dilandasi oleh cara berpikir yang maju, penuh dengan gagasan-gagasan baru yang berbeda dengan produk-produk yang telah ada selama ini di pasar. Gagasan-gagasan yang kreatif umumnya tidak dapat dibatasi oleh ruang, bentuk ataupun waktu.Justru seringkali ide-ide jenius yangmemberikan terobosan-terobosan baru dalam dunia usaha awalnya adalah dilandasi oleh gagasan-gagasan kreatif yang kelihatannya mustahil.
  • Mandiri
Seseorang dikatakan “mandiri” apabila orang tersebut dapat melakukan keinginan dengan baik tanpa adanya ketergantungan pihak lain dalammengambil keputusan atau bertindak, termasuk mencukupi kebutuhan hidupnya, tanpa adanya ketergantungan dengan pihak lain.Kemandirian merupakan sifat mutlak yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan. Pada prinsipnya seorang wirausahawan harus memiliki sikap mandiri dalam memenuhi kegiatan usahanya.
  • Realistis
Seseorang dikatakan realistis bila orang tersebut mampu menggunakan fakta/realita sebagai landasan berpikir yang rasional dalam setiap pengambilan keputusan maupun tindakan/ perbuatannya.Banyak seorang calon wirausahawan yang berpotensi tinggi, namun pada akhirnya mengalami kegagalan hanya karena wirausahawan tersebut tidak realistis, obyektif dan rasional dalam pengambilan keputusan bisnisnya. Karena itu dibutuhkan kecerdasan dalam melakukan seleksi terhadap masukan-masukan/ sumbang saran yang ada keterkaitan erat dengan tingkat keberhasilan usaha yang sedang dirintis. 

dikutip dari Wikipedia.org

Senin, 06 Juni 2011

Afa izu Kewirauzahaan ?

Sebenarnya definisi kewirausahaan itu cukup bervariasi, tapi di sini kita coba buat definisi kewirausahaan ini secara umum dan bahasa sehari-hari.
Seperti kita tahu kewirausahaan berasal dari kata dasar wirausaha dan wirausaha terdiri dari 2  kata yaitu, wira yang berarti kesatria, pahlawan, pejuang, unggul, gagah berani, sedangkan satu lagi adalah kata usaha yang berarti bekerja, melakukan sesuatu.
Dengan demikian pengertian dari wirausaha ditinjau dari segi arti kata adalah orang tangguh yang melakukan sesuatu. Tetapi kalau definisi kewirausahaan yang lebih detail disini akan kita ambil dari beberapa sumber.
Mengacu dari Keputusan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusahan Kecil Nomor 961/KEP/M/XI/1995, disebutkan bahwa:
Pengertian Bisnis
  1. Wirausaha adalah orang yang mempunyai semangat, sikap, perilaku dan kemampuan kewirausahaan.
  2. Kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan serta menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang  lebih besar.
Kewirausahaan atau dalam bahasa perancis disebut entrepreneurship dan kalau diterjemahkan secara harfiah punya pengertian sebagai perantara, diartikan sebagai sikap dan perilaku mandiri yang mampu memadukan unsur cipta, rasa dan karya atau mampu menggabungkan unsur kreativitas, tantangan, kerja keras dan kepuasan untuk mencapai prestasi maksimal .
Stoner, James: kewirausahaan adalah kemampuan mengambil faktor-faktor produksi-lahan kerja, tenaga kerja dan modal-menggunakannya untuk memproduksi barang atau jasa baru. Wirausahawan menyadari peluang yang tidak dilihat atau tidak dipedulikan oleh eksekutif bisnislain.
Demikianlah beberapa definisi kewirausahaan yang bisa jadi bahan pertimbangan untuk teman-teman semua, semoga teman-teman bisa mengambil suatu kesimpulan baru.
Sukses Untuk Anda !